Betapa Penting Shalat Lima Waktu

Masjid Al-Muttaqin, Kembang, Maguwoharjo, Depok, Sleman.

Betapa utama dan penting sebuah ibadah yang bernama shalat itu. Sehingga, satu-satunya perintah dari Allah Swt. yang disampaikan kepada Nabi Muhammad Saw. untuk umatnya secara langsung, hanyalah perintah untuk melaksanakan shalat lima waktu. Yakni, pada saat Nabi Muhammad Saw. isra’ dan mi’raj, serta menghadap Allah Swt. secara langsung di Sidratul Muntaha. Hal ini berbeda dengan perintah yang lainnya, Allah Swt. menyampaikan wahyu melalui Malaikat Jibril a.s.

Sungguh, betapa utama dan pentingnya ibadah shalat lima waktu itu. Sampai-sampai apabila seseorang tidak bisa mengerjakannya dengan berdiri (karena sakit atau sebab yang lain), maka shalat bisa dilakukan dengan duduk. Apabila seseorang tidak bisa mengerjakan shalat dengan duduk, maka shalat bisa dikerjakan dengan miring. Apabila tetap tidak mampu juga, maka shalat dapat dikerjakan dengan telentang atau berbaring. Semua ini menunjukkan bahwa shalat adalah ibadah yang sama sekali tidak boleh ditinggalkan, kecuali oleh hal-hal yang telah dibenarkan oleh syara’, misalnya wanita yang sedang haid atau nifas, maka ia justru tidak boleh mengerjakan shalat.

Oleh karena itu, jangan sampai kita termasuk golongan orang-orang yang tidak mengerjakan shalat. Di dalam al-Quran disampaikan bahwa tempat bagi orang-orang yang tidak mengerjakan shalat adalah di neraka. Allah Swt. berfirman:

“Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?” Mereka menjawab, “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat.” (QS. al-Mudatstsir [74]: 42-43).

Setiap orang yang bisa berpikir dengan akal sehat, sudah barang tentu, tidak ingin dimasukkan ke dalam neraka yang penuh dengan siksaan. Apalagi, kehidupan di akhirat adalah sebuah kehidupan abadi yang sama sekali tidak mungkin bisa kembali ke dunia untuk memperbaiki amalan. Maka, marilah kita mengerjakan shalat dengan sebaik-baiknya.

Masuk Surga Bersama Rasulullah

Semoga kita bisa dimasukkan ke dalam surga-Nya yang penuh dengan kenikmatan. Apalagi, masuk surga bersama Rasulullah Saw., manusia agung junjungan kita, betapa sebuah nikmat yang luar biasa. Mengenai hal ini, marilah kita perhatikan sebuah hadis berikut, yakni dari Rabi’ah bin Ka’ab, ia berkata:

“Aku pernah bermalam bersama Rasulullah Saw., lalu aku bawakan beliau air wudhu dan beliau berkata kepadaku, ‘Mintalah!’ Aku pun berkata, ‘Aku meminta agar bisa menemani engkau di surga.’ Beliau bertanya, ‘Tidak ada permintaan lain selain itu?’ Aku menjawab, ‘Hanya itu saja.’ Beliau bersabda, ‘Bantulah aku untuk menolong dirimu dengan banyak sujud (shalat).” (HR. Muslim).

Semoga kita termasuk orang yang bisa menjaga shalat, termasuk orang yang banyak sujud kepada Allah Swt., sehingga ditolong Rasulullah Saw. sehingga dapat masuk surga bersamanya. Allaahumma aamiin…

Iklan

Tentang Akhmad Muhaimin Azzet

Menulis untuk media cetak, buku, dan blog. Bekerja juga sebagai editor freelance di beberapa penerbit buku. Saat ini mendapatkan amanah sebagai Kepala Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al-Muhtadin, Yogyakarta.
Pos ini dipublikasikan di Ibadah dan tag , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Betapa Penting Shalat Lima Waktu

  1. kang nur berkata:

    semoga bisa menjaga sholat 5 waktu walau kadang berat

  2. mysukmana berkata:

    Diusahakan jamaah dmasjid..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s