Meraih Rezeki Sekaligus Berkah

Masjid Banjarsari, Gombong, Kebumen.

Ada seseorang yang bertambah penghasilannya, namun masalah yang dihadapi kian pelik dan hatinya kian jauh dari rasa bahagia. Ada seseorang yang berhasil membangun rumahnya bertambah megah dan luas, namun hatinya tidak bertambah lega dan bahagia, akan tetapi malah terasa sempit dan penuh dengan kekhawatiran.

Inilah contoh nyata bahwa bertambahnya rezeki tak selalu berbanding lurus dengan kebahagiaan. Oleh karena itu, dalam mencari rezeki, hendaknya kita mengiringinya dengan meraih berkah-Nya. Apalah guna rezeki bertambah bila tidak membuat hidup semakin bahagia. Berkaitan dengan hal yang penting ini, marilah kita renungkan hadits berikut:

“Sesungguhnya Ruhul Qudus (Malaikat Jibril) membisikkan dalam benakku bahwa jiwa tidak akan wafat sebelum lengkap dan sempurna rezekinya. Karena itu hendaklah kamu bertakwa kepada Allah dan memperbaiki mata pencaharianmu. Apabila datangnya rezeki itu terlambat, janganlah kamu memburunya dengan jalan bermaksiat kepada Allah karena apa yang ada di sisi Allah hanya bisa diraih dengan ketaatan kepada-Nya.” (HR. Abu Dzar dan al-Hakim).

Jangan khawatir soal rezeki. Berdasarkan hadits tersebut kita tidak dimatikan oleh Allah Swt. sebelum lengkap dan sempurna rezeki yang kita peroleh. Maka, mari kita bekerja atau mencari rezeki dengan cara yang baik. Di samping itu, jangan lepas hidup kita dengan takwa. Justru dengan ketakwaan itu kita semakin bisa menikmati hidup dengan penuh kebahagiaan.

Dengan demikian, rezeki yang perlu untuk kita raih adalah rezeki yang berkah. Sebab, tidak ada kebaikan dalam kekayaan yang tidak ada berkah di dalamnya. Rezeki yang berkah akan membuat seseorang tidak hanya semakin bisa bersyukur dan kian bahagia hidupnya, tapi juga bisa menjadi pintu-pintu kebaikan selanjutnya. Misalnya, semakin bertambah rezeki kian bertambah pula sedekahnya; semakin banyak rezekinya maka kian banyak pula orang lain yang dibantunya.

Sungguh, jangan pernah kita meragukan akan hal ini. Mari kita beriman dan membangun ketakwaan agar hidup kita penuh dengan keberkahan.

Allah Swt. berfirman:

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. al-A’raaf [7] : 96).

Setelah membaca firman Allah Swt. yang pasti benarnya tersebut, masihkah ada keraguan dalam hati kita? Mestinya sudah tidak ada tempat dalam benak kita sebuah pikiran “yang penting bekerja dan bekerja, yang penting dapat banyak, maka aku akan bahagia”. Kini, yang terpatri dalam semangat kita adalah mari kita meraih rezeki yang penuh dengan berkah. Bismillah…! Semoga hidup kita bahagia.

Salam dari Jogja,
Akhmad Muhaimin Azzet

Iklan

Tentang Akhmad Muhaimin Azzet

Menulis untuk media cetak, buku, dan blog. Bekerja juga sebagai editor freelance di beberapa penerbit buku. Saat ini mendapatkan amanah sebagai Kepala Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al-Muhtadin, Yogyakarta.
Pos ini dipublikasikan di Takwa dan tag , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Meraih Rezeki Sekaligus Berkah

  1. Semoga setiap rezeki yg kita peroleh selalu berkah ya ustadz

  2. Lusi berkata:

    Betul mas. Penghasilan naik, gaya hidup ikut naik. Seakan nggak pernah cukup.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s