Hukum Shalat dalam Syariat Islam

masjid-darussalam-manisrejo-sembego-maguwoharjo-foto-akhmad-muhaimin-azzet

Masjid Darussalam, Manisrejo, Maguwoharjo, Depok, Sleman.

Secara garis besar, ada dua hukum shalat di dalam syariat Islam, yakni shalat yang hukumnya fardhu dan shalat yang hukumnya sunnah. Berikut adalah rincian dari dua hukum tersebut:

1. Shalat yang Hukumnya Fardhu

Ibadah shalat ini dihukumi sebagai fardhu karena wajib dilakukan kaum Muslim yang telah memenuhi syarat untuk shalat. Shalat fardhu ini dibagi menjadi dua macam, yakni shalat yang hukumnya fardhu ‘ain dan shalat yang hukumnya fardhu kifayah.

Shalat yang hukumnya fardhu ‘ain adalah shalat yang wajib dilakukan oleh setiap orang Islam yang memenuhi syarat untuk shalat. Shalat fardhu ‘ain ini adalah shalat lima waktu, yakni shalat Zhuhur, shalat Ashar, shalat Maghrib, shalat Isya, dan shalat Shubuh.

Sedangkan shalat yang hukumnya fardhu kifayah adalah shalat yang wajib dilakukan oleh semua umat Islam, namun apabila sebagian dari kaum Muslim sudah ada yang melaksanakannya maka gugurlah kewajiban Muslim yang lainnya. Shalat yang hukumnya fardhu kifayah ini adalah shalat Jenazah.

2. Shalat yang Hukumnya Sunnah

Selain shalat yang hukumnya fardhu, di dalam Islam juga ada shalat yang hukumnya sunnah. Dihukumi sunnah karena shalat ini tidak wajib untuk dilaksanakan. Meskipun tidak diwajibkan, shalat sunnah ini mempunyai keutamaan dan fadhilah yang besar bila dikerjakan.

Di antara shalat yang hukumnya sunnah ini adalah shalat Rawatib, shalat Tahajjud, shalat Dhuha, shalat Istikharah, shalat Hajat, shalat Taubat, dan lain sebagainya, yang insyâ Allâh akan dibahas di lain waktu dalam blog sederhana ini.

Iklan

Tentang Akhmad Muhaimin Azzet

Menulis untuk media cetak, buku, dan blog. Bekerja juga sebagai editor freelance di beberapa penerbit buku. Saat ini mendapatkan amanah sebagai Kepala Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al-Muhtadin, Yogyakarta.
Pos ini dipublikasikan di Ibadah dan tag , , . Tandai permalink.

18 Balasan ke Hukum Shalat dalam Syariat Islam

  1. kang nur berkata:

    Sholat sunnah ada juga sholat sunnah yang mendekati wajib

  2. mysukmana berkata:

    Kalau semua dilaksanakan inshaAllah perfect

  3. Zia Subhan berkata:

    Makasih sharing ilmunya. 🙂

  4. Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Ammazet..

    Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar
    Laailaahaillahu waAllahu Akbar
    Allahu Akbar walillahilhamd.

    Selamat Menyambut Aidil Adha 1437 Hijriyyah. Semoga takbir yang bergema membawa seribu keberkatan bersama-sama erti pengorbanan sebenar.

    Salam Aidil Adha, maaf zahir dan bathin dari Sarikei, Sarawak.

    • Wa’alaikumusalam wr.wb.

      Alhamdulillaah…, terima kasih banyak ya, Mbak Fatimah, selamat Idul Adha juga. Semoga kurban dan amalan kita diterima oleh Allah Swt. Semoga kita menjadi hamba yang bertakwa.

      Salam dari Jogja.

  5. Walaupun solat wajib hanya 5 waktu masih ramai umat Islam yang berat untuk mendirikannya dengan sempurna. memang benar solat hanya terasa ringan bagi mereka yang beriman kepada Allah. Mudahan dengan adanya solat sunat akan menambah amal ibadah dan ganjaran kita di sisi Allah SWT. Salam takzim.

    • Benar sekali, Mbak Fatimah, bila tiada iman maka melakukan ibadah akan terasa berat sekali. Termasuk dalam hal ini melakukan shalat. Semoga kita dikaruniai iman yang kuat. Allaahumma aamiin…

  6. nisdstyn26 berkata:

    Semoga bermanfaat 😊 Aamiin

  7. Yasinta Astuti berkata:

    Makasih banyak sharingnya 🙂

  8. Islam Web berkata:

    mohon izinnya, saya ikut blog anda ustadz

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s