Menggugurkan Dosa

kerukunan, ibadah, cinta, masjid ploso kuning, foto akhmad muhaimin azzet

Masjid Jami’ Pathok Negoro, Plosokuning, Minomartani, Ngaglik, Sleman.

Rasulullah Saw. bersabda:

“Sesungguhnya seorang Muslim apabila bertemu saudaranya yang Muslim, lalu ia memegang tangannya (berjabat tangan) gugurlah dosa keduanya sebagaimana gugurnya daun dan pohon kering jika ditiup angin kencang. Sungguh diampuni dosa mereka berdua, meski sebanyak buih di laut.” (HR. Tabrani).

Betapa luar biasa pengaruh dari sebuah perbuatan yang tampak ringan, yakni seorang Muslim yang bertemu dengan sesama Muslim kemudian berjabat tangan, ternyata hal itu bisa menggugurkan dosa-dosa di antara mereka.

Sudah barang tentu, berjabat tangan yang dimaksudkan di sini bukan jabat tangan biasa, melainkan jabat tangan yang tulus untuk saling mencintai antara sesama Muslim. Sebuah jabat tangan yang berangkat dari hati yang tidak ada kebencian atau dendam di dalamnya.

Inilah pengaruh dahsyat dari hubungan sesama Muslim yang saling mencintai, lalu memegang tangan (berjabat tangan), dosa di antara keduanya berguguran bagai daun kering yang ditiup angin kencang.

Semoga ini menginspirasi kita untuk senang dalam menjalin kerukunan sesama Muslim. Kerukunan yang dilandasi rasa cinta dan kasih saying karena Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Salam dari Jogja,
Akhmad Muhaimin Azzet

Iklan

Tentang Akhmad Muhaimin Azzet

Menulis untuk media cetak, buku, dan blog. Bekerja juga sebagai editor freelance di beberapa penerbit buku. Saat ini mendapatkan amanah sebagai Kepala Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al-Muhtadin, Yogyakarta.
Pos ini dipublikasikan di Cinta dan tag , , . Tandai permalink.

6 Balasan ke Menggugurkan Dosa

  1. jampang berkata:

    hiks…. gampang2 susah tuh pak ngamalinnya bagi yang nggak terbiasa. sepertinya tergantung kondisi lingkungan yah

  2. Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Amazzet….

    apa khabar mas Amazzet ? Didoakan sihat dan dirahmati Allah SWT hendaknya. Hadis yang ringkas namun besar pengetiannya.

    Alhamdulillah, indahnya persaudaraan dalam Islam walau saling tidak mengenali tetapi diberi jalan dan cara untuk mendekatkan silaturahmi. tentunya sesama jantina. Jika berlainan jantina dan batas auratnya tidak terpelihara, bukan pahala yang dapat malah dosa besar yang ditambat.

    Semoga jalan mudah mengukuh ukhuwwah Islamiyyah ini terjaga dalam kasoh sayang yang dibina Allah di hati para hamba-NYA.

    Salam takzim dari sarikei, Sarawak.

    • Wa’alaikumusalam wr.wb.

      Alhamdulillaah…, terima kasih banyak ya, Mbak Fatimah, atas doanya. Semoga demikian juga dengan Mbak Fatimah bersama keluarga di Sarawak. Aamiin ya Kariim…

      Demikianlah, Mbak, betapa penting kerukunan sesama Muslim itu. Semua memang sangat bermanfaat bagi kehidupan, baik di dunia maupun akhirat.

      Sekali lagi, terima kasih banyak ya, Mbak Fatimah. Salam takzim juga dari Jogja.

  3. baiqrosmala berkata:

    Terima kasih atas ilmunya pak, salam kenal dari Lombok

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s