Dicintai Allah dan Dicintai Manusia

masjid, ibadah, zuhud, foto akhmad muhaimin azzetSahal Ibnu Sa’ad r.a. berkata:

“Ada seseorang menghadap Nabi Saw. dan berkata, ‘Tunjukkan kepadaku suatu perbuatan yang bila aku melakukannya, aku disukai Allah dan manusia.’ Beliau bersabda, ‘Zuhudlah dari dunia, Allah akan mencintaimu dan zuhudlah dari apa yang dimiliki orang, mereka akan mencintaimu.” (HR. Ibnu Majah).

Zuhud terhadap dunia bukan berarti tidak mengambil sama sekali. Hasan al-Bashri menyatakan bahwa zuhud itu bukanlah mengharamkan yang halal atau menyia-nyiakan harta, akan tetapi zuhud di dunia adalah engkau lebih mempercayai apa yang ada di tangan Allah daripada apa yang ada di tanganmu.

Zuhud terhadap dunia ini perlu untuk dilakukan karena kesenangan di dunia sangat sementara dan semu. Allah Swt. berfirman:

“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS. al-Hadîd [57]: 20).

Dengan demikian, zuhud terhadap dunia akan membuat seseorang dicintai oleh Allah karena ia lebih memilih kehidupan akhirat yang abadi di sisi-Nya. Sementara zuhud terhadap apa yang dimiliki oleh orang lain akan dicintai oleh mereka karena kecenderungan sifat manusia pada umumnya adalah mencintai dunia, bahkan secara berlebihan.

Demikianlah. Semoga tulisan singkat ini bermanfaat bagi kita bersama.

Salam dari Jogja,
Akhmad Muhaimin Azzet

Iklan

Tentang Akhmad Muhaimin Azzet

Menulis untuk media cetak, buku, dan blog. Bekerja juga sebagai editor freelance di beberapa penerbit buku. Saat ini mendapatkan amanah sebagai Kepala Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al-Muhtadin, Yogyakarta.
Pos ini dipublikasikan di Cinta dan tag , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Dicintai Allah dan Dicintai Manusia

  1. jampang berkata:

    Zuhud bukan berarti nggak memiliki apa2, kan pak?

  2. winnymarlina berkata:

    itu isi QS. al-Hadîd [57]: 20 bener banget pak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s