Mencintai Dunia

Mushola al-Mudzkur, sumberwinong, banjardowo, jombang

Penulis di Mushala Al-Madzkur, Sumberwinong, Banjardowo, Jombang.

Allah Swt. berfirman:

“Dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan. Jangan (berbuat demikian). Apabila bumi diguncangkan berturut-turut, dan datanglah Tuhanmu; sedang malaikat berbaris-baris. Dan pada hari itu diperlihatkan Neraka Jahannam; dan pada hari itu ingatlah manusia, akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya.” (QS. al-Fajr [89]: 20–23).

“(Yaitu) orang-orang yang lebih mencintai kehidupan dunia daripada kehidupan akhirat, dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan Allah itu bengkok. Mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh.” (QS. Ibrahim [14]: 3).

Kehidupan dunia adalah kehidupan yang sementara; sedangkan kehidupan akhirat adalah kehidupan yang abadi. Kesadaran yang semacam ini memang banyak dimiliki oleh orang.

Akan tetapi, anehnya sekaligus hal yang menyedihkannya, tidak sedikit orang yang mencintai kehidupan dunia secara berlebihan sehingga sampai melupakan persiapan untuk kehidupannya yang abadi di akhirat kelak.

Banyak di antara manusia yang silau oleh cinta terhadap dunia sehingga lupa terhadap kehidupan setelah mati. Sungguh, orang yang demikian adalah orang yang tidak cerdas karena tidak bisa berpikir tentang masa depan yang lebih baik.

Kehidupan di dunia adalah kehidupan yang sementara maka ambillah seperlunya saja demi mempersiapkan bekal untuk kehidupan di akhirat yang abadi. Jangan berlebihan.

Semoga kita termasuk golongan yang bisa berpikir dan memilih skala prioritas. Bila untuk kehidupan dunia yang hanya sementara ya seperlunya saja; dan untuk kehidupan akhirat yang abadi ya disiapkan dalam prioritas utama.

Salam,
Akhmad Muhaimin Azzet

Iklan

Tentang Akhmad Muhaimin Azzet

Menulis untuk media cetak, buku, dan blog. Bekerja juga sebagai editor freelance di beberapa penerbit buku. Saat ini mendapatkan amanah sebagai Kepala Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al-Muhtadin, Yogyakarta.
Pos ini dipublikasikan di Cinta dan tag , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Mencintai Dunia

  1. jampang berkata:

    ada ungkapan yang pernah saya dengar yg bunyinya : letakkan dunia di tangan, bukan di hati

  2. travengler berkata:

    Bekerjalah engkau untuk kepentingan duniamu seakan-akan engkau akan hidup selamanya, dan bekerjalah engkau untuk kepentingan akhiratmu seakan-akan engkau akan mati besok. Jaman sekarang banyak yang hanya mengutamakan duniawi daripada akhirat

    • Terima kasih banyak atas tambahannya di kolom komentar ini. Benar sekali itu. Mari bekerja dengan baik dalam hidup di dunia ini. Pada saat yang sama mari benar-benar mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat yang abadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s