Hanya untuk Allah Swt.

Masjid Pathok Negoro, foto Akhmad Muhaimin Azzet

Masjid Pathok Negoro, Plosokuning, Sleman.

Allah Swt. berfirman:

“Katakanlah, ‘Sesungguhnya sembahyangku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” (QS. al-An’âm [6]: 162).

Bentuk keikhlasan yang sesungguhnya bagi seseorang adalah ketika telah mampu untuk melakukan sembahyang, ibadah, hidup, dan mati hanya untuk Allah Swt. Hal ini sejalan dengan diciptakannya jin dan manusia oleh Allah Swt. yang memang untuk mengabdi atau beribadah kepada-Nya.

Persoalan yang teramat penting ini jangan sampai kita lupakan. Sebab, “Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali.” (QS. al-Baqarah [2]: 156).

Oleh karena itu, marilah setiap aktivitas kebaikan yang kita lakukan hanya untuk Allah Swt. Dengan demikian, semoga kita dapat kembali dengan selamat di sisi-Nya yang penuh dengan kenikmatan.

Allaahumma aamiin…

Al-Faqir ila Rahmatillah,
Akhmad Muhamin Azzet

Iklan

Tentang Akhmad Muhaimin Azzet

Menulis untuk media cetak, buku, dan blog. Bekerja juga sebagai editor freelance di beberapa penerbit buku. Saat ini mendapatkan amanah sebagai Kepala Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al-Muhtadin, Yogyakarta.
Pos ini dipublikasikan di Ikhlas dan tag , , . Tandai permalink.

6 Balasan ke Hanya untuk Allah Swt.

  1. jampang berkata:

    hiks…. niat melakukan sesuatu untuk ibadah saja saya sering lupa, pak

  2. Khair berkata:

    aamiin ya rabbal ‘alamin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s