Bertakwa dan Menjaga Silaturahmi

Gerbang Masjid Al-Maarif Dukuh Sari, Purwomartani, Kalasan, Sleman, foto Akhmad Muhaimin Azzet

Masjid Al-Ma’arif, Dukuhsari, Purwomartani, Kalasan, Sleman.

Allah Swt. berfirman:

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan darinya Allah menciptakan istrinya. Dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan wanita yang banyak. Bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS. an-Nisâ’ [4]: 1).

Bertakwa adalah menjaga hubungan dengan Allah Swt. agar dapat senantiasa berjalan dengan baik. Hal ini bisa dilakukan dengan terus-menerus berusaha menjalankan apa yang diperintahkan oleh Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Ini adalah hubungan yang bersifat hablum minallah.

Sementara konsep dasar dalam Islam juga mengikat sebuah hubungan yang bersifat hablum minannas. Di sinilah orang yang bertakwa juga dituntut untuk bisa menjaga hubungan silaturahmi. Maka, tidak dikatakan orang yang bertakwa apabila ia merusak atau bahkan memutus hubungan silaturahmi.

Dengan demikian, orang yang bertakwa adalah yang menjaga hubungannya dengan Allah Swt. agar senantiasa berjalan baik, demikian pula ia menjaga dengan baik hubungannya dengan sesama manusia.

Semoga kita termasuk golongan orang yang demikian.

Salam dari Jogja,
Akhmad Muhaimin Azzet

Iklan

Tentang Akhmad Muhaimin Azzet

Menulis untuk media cetak, buku, dan blog. Bekerja juga sebagai editor freelance di beberapa penerbit buku. Saat ini mendapatkan amanah sebagai Kepala Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al-Muhtadin, Yogyakarta.
Pos ini dipublikasikan di Takwa dan tag , . Tandai permalink.

12 Balasan ke Bertakwa dan Menjaga Silaturahmi

  1. inda chakim berkata:

    waaaa, hablumminannas trmasuk slh stu bentuk ketakwaan qt sm Allah ngge pak ustadz, baru tau, matr nuwun atas penjelasannya pak ustadz, lansung catet nih

    • Hablum minallah dan hablum minannas adalah hal yang gandeng, Mbak Inda Chakim, seuatu yang tidak bisa dipisahkan. Hal ini sama dengan amanu dan amalu shalih. Makasih banyak telah singgah ya, Mbak.

  2. jampang berkata:

    beberapa waktu yang lalu dapat materi sial silaturahim… yg salah satu manfaatnya dipanjangkan umur… yang bisa jadi bermakna kiasan atau makna sebenarnya

  3. sungguh berat menyeimbangkannya hablumminallah wa hablumminannas

  4. Dunia Ely berkata:

    Postingannya menyejukkan pak, biasanya sering baca tentang menjaga silaturahmi dengan saudara, keluarga sahabat dll. Menjaga hubungan dengan Allah berkahnya luar biasa ya pak, bakalan mengular jika diuraikan satu persatu,

  5. ira i / ira noor berkata:

    inysaAllah terus menjaga tali silahturahim

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s