Berbuat Baik dalam Segala Urusan

langit-langit kubah masjid kampus uii jl. kaliurang jogja, akhmad muhaimin azzetDari Abu Ya’la Syaddad bin Aus r.a., Rasulullah Saw. pernah bersabda:

“Sesungguhnya Allah mewajibkan (kalian) berbuat baik terhadap segala sesuatu, maka bila kalian hendak membunuh orang (misal dalam peperangan), bunuhlah dengan cara yang baik, dan bila kamu menyembelih (binatang), maka sembelihlah dengan cara yang baik, hendaklah kalian menajamkan pisau dan memperlakukan hewan sembelihan dengan lembut.” (HR. Muslim).

Dalam segala urusan kita harus berupaya sekuat tenaga untuk bisa berbuat baik. Bahkan, ketika hendak membunuh orang dalam medan jihad sekalipun.

Berkaitan dengan hal ini, saya tiba-tiba teringat sebuah peristiwa saat Sayyidina Ali r.a. akan mengayunkan pedang kepada musuhnya. Saat pedang itu terayun tinggi-tinggi dengan semangat jihad fi sabilillah, tiba-tiba sang musuh meludah ke wajah Sayyidina Ali.

Saat itu juga, pedang yang sudah terayun mendadak berhenti, ada keraguan bergolak dalam dada Sayyidina Ali: adakah energi kemarahan atau dendam dalam ayunan pedang ini? Jangan-jangan pedang ini berayun karena kemarahan pribadi sebab diludahi, bukan karena menegakkan panji-panji agama-Nya?

Akhirnya, Sayyidina Ali lebih memilih mengurungkan untuk menebaskan pedangnya karena khawatir telah diusik oleh kemarahan dan dendam pribadi. Sang musuh yang telah meludahi wajahnya ditinggalkannya begitu saja.

Berbuat ihsan semestinya juga dilakukan ketika menyembelih binatang. Sebelum hewan disembelih, kita harus mengasah pisau atau pedang kita dengan tajam. Mengasah pisaunya pun tidak dilakukan saat hewan sudah direbahkan baru pisau diasah di sampingnya, tapi pisau sudah diasah sebelumnya. Diupayakan juga agar tidak menyembelih di hadapan hewan lainnya yang belum disembelih jika hewan yang disembelih lebih dari satu.

Demikianlah. Betapa dalam menyembelih hewan pun kita diajari untuk berbuat ihsan. Apalagi dalam bidang kehidupan lainnya. Semoga kita termasuk orang yang bisa berbuat ihsan.

Al-Faqir ila Rahmatillah,
Akhmad Muhaimin Azzet

Iklan

Tentang Akhmad Muhaimin Azzet

Menulis untuk media cetak, buku, dan blog. Bekerja juga sebagai editor freelance di beberapa penerbit buku. Saat ini mendapatkan amanah sebagai Kepala Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al-Muhtadin, Yogyakarta.
Pos ini dipublikasikan di Ihsan dan tag , . Tandai permalink.

14 Balasan ke Berbuat Baik dalam Segala Urusan

  1. jampang berkata:

    islam memang luar biasa. utuk proses pemotonbg hewan aja diatur

  2. Irly berkata:

    Kurang tuntunan apa sebenarnya kita manusia yang sering kali melupakan tentang Ihsan ini 😦

  3. Orin berkata:

    masih harus banyak belajarnih pak ustaz, untuk bisa berbuat baik dalam segala urusan..

  4. shiq4 berkata:

    Yang penting harus konsisten ya pak. Manusia cuma bisa berusaha sebaik-baiknya, Tuhan yang menentukan segalanya.

  5. Ariesusduabelas berkata:

    Kalau begitu, cara penyembelihan kurban tahun ini di tempat saya masih perlu dibenahi. Astaga. Jadi, bagaimana daging yang saya makan?

    • Mengenai daging dari penyembelihan qurban yang sudah Mas makan, insya Allah itu halal. Sebab, saya percaya panitia telah melakukan penyembelihan dengan benar. Apa yang tertulis di artikel di atas lebih kepada bagaimana menyembelih hewan dengan lebih ihsan.

  6. ira i / ira noor berkata:

    Jadi ingat nasehat bapak saya, kalau mau membunuh binatang lakukanlah dgn cara yg tidak menyakitkan. Waktu saya nyucin sayuran ada ulat hijau , saya pisahkan dari daun lalu mau saya beri garam (biasanya kalau ada lintah, cacing dkk kata orang dikasih garam biar mati), bpk melihat lalu melarang saya memberi garam ke ulat, krn ulat akan merasa kesakitan kalau dikasih garam, jadi waktu itu sama bpk ulatnya langsung digeprek.
    Begitu jg ketika masak kepiting, ada yg bilang spy daging kepiting terasa manis, cara masaknya kepiting dikukus hidup2. Padahal mengukus kepiting hidup2 itu kan menyiksa banget ya

    • Iya, Mbak Ira, demikianlah sesungguhnya kita diajari untuk mempunyai jiwa kasih dan sayang. Bahkan, saat membunuh binatang pun hendaknya dilakukan dengan cara yang baik. Terima kasih banyak ya, Mbak, telah singgah ke blog sederhana ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s