Keutamaan Ibadah Haji

Makkah, Ka'bah, Masjidil Haram, Haji, Islam, akhmad muhaimin azzet, keutamaan ibadah hajiDari Ibnu Umar r.a., sesungguhnya Nabi Saw. pernah didatangi seorang Anshar di Masjid Mina dan seorang Tsaqif. Keduanya bertanya:

“Ya Rasulullah, kami datang untuk bertanya kepadamu.”

Nabi bersabda, “Jika kalian suka, aku kabarkan tentang sesuatu yang kalian tanyakan. Dan jika kalian tidak suka aku tidak menjawab pertanyaan kalian.”

Kemudian mereka berkata, “Kabarkan kepada kami, ya Rasulullah Saw.”

Lalu, Rasulullah Saw. bersabda kepada orang Anshar itu, “Engkau datang kepadaku menanyakan tentang kepergianmu dari rumahmu menuju Ka’bah dan apa yang kamu dapatkan darinya, tentang sa’imu antara Shafa dan Marwah dan apa yang kamu dapatkan darinya, tentang shalat dua rakaatmu sesudah thawaf dan apa yang kamu dapatkan darinya, tentang kurbanmu dan apa yang kamu dapatkan darinya, tentang mencukur rambutmu dan apa yang kamu dapatkan darinya, tentang thawafmu di Ka’bah sesudah itu dan apa yang kamu dapatkan darinya?”

Orang itu berkata, “Demi yang mengutusmu dengan kebenaran, sungguh aku datang untuk menanyakan hal ini.”

Nabi bersabda, “Apabila kamu keluar dari rumahmu menuju Baitul Haram, maka setiap langkah untamu ditulis sebagai kebaikan untukmu dan dihapuskan satu kesalahan darimu. Dua rakaat yang kamu kerjakan sesudah thawaf adalah seperti memerdekakan seorang budak dari Bani Ismail. Sa’imu antara Shawa dan Marwah seperti memerdekakan tujuh puluh budak. Adapun wukufmu pada waktu sore di Arafah, maka sesungguhnya Allah turun ke langit dunia untuk membangga-banggakan kamu di hadapan para malaikat. Dia berfirman, ‘Para hamba-Ku datang kepada-Ku berdatangan dari setiap penjuru, mereka mengharap surga-Ku, sekalipun dosa-dosa kamu sebanyak pasir atau tetesan hujan dan buih laut, niscaya Aku mengampuninya.’ Kerjakan thawaf ifadah, niscaya diampuni bagi kamu dan bagi orang yang diberi syafaat. Adapun lemparan jumrahmu, maka bagimu penghapusan dosa-dosa besar dengan setiap kerikil yang kamu lemparkan. Adapun kurbanmu, maka disimpan (pahalanya) di sisi Rabbmu. Adapun mencukur rambutmu, maka bagimu dengan setiap rambut yang kamu cukur satu kebaikan, dan dihapuskan darimu satu kesalahan. Dan adapun thawafmu di Ka’bah sesudah itu, maka sesungguhnya kamu thawaf dan tidak ada lagi dosamu; malaikat datang kepadamu sehingga ia meletakkan kedua tangannya antara kedua telapak tanganmu. Lalu, ia mengatakan, ‘Beramallah untuk hari depan karena telah diampunkan bagimu dosa yang telah lalu.” (HR. al-Bazzar dan Thabrani).

Perjalanan ibadah haji mengandung keutamaan yang besar. Membaca hadits di atas menjadikan orang yang mampu untuk mengerjakan ibadah haji sangat menyesal bila tak segera menunaikannya. Setiap langkah ketika berangkat menuju Baitullah saja dihitung sebagai kebaikan dan penghapusan dosa. Belum lagi bentuk-bentuk ibadah selanjutnya dalam rangkaian ibadah haji, semuanya mengandung keutamaan yang sangat besar.

Dalam kesempatan yang lain, Rasulullah saw. juga bersabda:

“Orang-orang yang mengerjakan haji dan umrah adalah utusan Allah. Jika mereka berdoa kepada-Nya, Dia mengabulkannya. Dan jika mereka memohon ampunan, Dia memberi ampunan kepada mereka.” (HR. al-Qazwini, Nasa’i, Ibnu Khuzaimah, dan Ibnu Hibban).

“Teruskanlah antara haji dan umrah karena keduanya menghilangkan dosa-dosa seperti hembusan api membersihkan kotoran besi, emas, dan perak. Dan haji mabrur tidak ada pahalanya kecuali surga, dan tidaklah seorang Mukmin tetap berihram pada harinya (haji) kecuali matahari terbenam menghapuskan dosa-dosanya.” (HR. Nasa’i dan Tirmidzi).

Tiada balasan lain bagi haji mabrur kecuali surga. Hal ini bisa dipahami karena orang yang berhaji diampuni dosa-dosanya oleh Allah Swt. dan ditambah-tambah kebaikannya, bahkan ketika berangkat menuju ke Masjidil Haram saja setiap langkahnya dihitung sebagai kebaikan. Orang yang demikian adalah orang yang benar-benar telah diberi rahmat oleh Allah Swt. sehingga baginya dimasukkan ke dalam surga-Nya. Sebab, surga bukan tempat bagi orang yang masih menumpuk dosanya; bukan pula tempat bagi orang yang tidak mempunyai kebaikan.

Semoga kita dianugerahi kemampuan beribadah haji dengan baik, sehingga termasuk orang yang diampuni dan dianugerahi banyak kebaikan oleh Allah Swt. Aamiin ya Kariim…

Al-Faqir ila Rahmatillah,
Akhmad Muhaimin Azzet

Iklan

Tentang Akhmad Muhaimin Azzet

Menulis untuk media cetak, buku, dan blog. Bekerja juga sebagai editor freelance di beberapa penerbit buku. Saat ini mendapatkan amanah sebagai Kepala Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al-Muhtadin, Yogyakarta.
Pos ini dipublikasikan di Islam dan tag , , , . Tandai permalink.

23 Balasan ke Keutamaan Ibadah Haji

  1. MENONE berkata:

    semoga ane bs kesana………. amin3x

  2. naniknara berkata:

    amiinn……

  3. Asmadi berkata:

    Aamiin Ya Allah…
    Inilah harapan hidup kedepan, semoga bisa menunaikan ibadah haji bersama keluarga…
    Semoga Allah memberikan kesempatan, kekuatan… Aamiin…

  4. ani rostiani berkata:

    Ya Allah … Aamiin ya mujibassailiin

  5. nengwie berkata:

    Aamiin…aamiin…aamiin..Ya Allah…

  6. alrisblog berkata:

    Subhanallah,begitu besar pahala haji. Semoga saya disampaikan menunaikan ibadah haji ini, aamin.

  7. Taqorrub berkata:

    Reblogged this on Nyleneh.com and commented:
    Ternyata Luar Biasa Keutamaan Ibadah Haji 🙂

  8. Ummu El Nurien berkata:

    Aaamiin, ya Robb.. Semoga saya dan kita semua disampaikan kesana dan dapat beribadah haji dengan baik dan benar sehingga mampu mencapai segala keutamaannya.. 🙂

  9. kipskips berkata:

    Dengan keutamaannya yang sangat besar, ingin sekali dapat menunanikannya. Semoga diberi kemudahan langkah serta kemampuan untuk merealisasikannya, amin!

  10. Mechta berkata:

    Semoga bisa kembali menikmati ibadah di tanah suci…. Aamiin…

  11. Desi Namora berkata:

    aamiin Ya Rabb, undanglah kami melaksanakan haji ke tanah suciMu.. aamiin allohumma aamiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s