Haji: Kewajiban Manusia Terhadap Allah

Haji, Makkah, Masjidil Haram, Ka'bah, akhmad muhaimin azzetAllah Swt. berfirman:

“…Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS. Ali ‘Imran [3]: 97).

Bagi orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah, yakni mempunyai perbekalan atau biaya menuju ke sana, berbadan sehat, dan perjalanan aman, maka ia mempunyai kewajiban terhadap Allah Swt. untuk mengerjakan ibadah haji.

Kewajiban haji ini hanya sekali seumur hidup dan termasuk dari rukun Islam. Apabila seseorang sudah pernah mengerjakan ibadah haji di tanah suci, maka ibadah haji yang dikerjakannya di tahun-tahun berikutnya berhukum sunnah.

Berkaitan dengan kewajiban haji hanya sekali ini, ada sebuah hadits, yakni dari Abu Hurairah r.a., ia berkata, “Rasulullah Saw. berkhutbah di hadapan kami di mana beliau bersabda, ‘Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah telah mewajibkan haji atas kalian, maka berhajilah kalian.’

“Ada seorang laki-laki bertanya, ‘Apakah setiap tahun, wahai Rasulullah?’

“Beliau terdiam, sehingga laki-laki itu mengulangi pertanyaannya sampai tiga kali, kemudian Rasulullah Saw. bersabda, ‘Apabila aku mengatakan ya, maka berarti menjadi wajib, sedangkan kamu tidak akan mampu mengerjakannya.’

“Beliau lalu bersabda, ‘Tinggalkan apa yang tidak aku perintahkan, karena sesungguhnya orang-orang (umat) sebelum kamu itu binasa karena banyak pertanyaan (yang mereka ajukan) dan perselisihan mereka terhadap nab-nabi mereka (tidak mau taat dan patuh). Maka apa saja yang aku perintahkan kepadamu, maka kerjakan semampu kamu, dan apabila aku melarang kamu atas sesuatu maka tinggalkanlah.” (HR. Muslim).

Bagi yang Belum Berhaji

Karena haji wajib hukumnya, dan termasuk rukun Islam, maka setiap muslim harus punya keinginan dan menguatkan niat untuk berhaji.

Bagi yang Sudah Berhaji

Karena keberangkatan haji dibatasi oleh kuota dan banyak sekali saudara kita yang mengantri untuk melaksanakan kewajiban haji, hendaknya yang sudah berhaji menahan keinginan untuk berhaji lagi.

Rasulullah Saw. bersabda, “Haji yang wajib itu hanya sekali. Barangsiapa melakukan lebih dari sekali, maka yang selanjutnya merupakan haji tathawwu’ (sunnah).” (HR. Abu Daud, Ahmad, dan al-Hakim).

Hal ini penting karena bagi yang sudah terlepas dari kewajiban untuk memberi kesempatan kepada saudara-saudara yang lain yang masih berkewajiban (belum berhaji). Bila hati rindu ingin bisa beribadah di tanah suci, maka bisa melakukan haji kecil atau umrah.

Bagi yang Belum Berhaji dan Mempunyai Kemampuan Hendaknya Segera Mendaftar

Dari Ibnu Abbas r.a., Nabi Saw. telah bersabda, “Hendaknya kamu bersegera mengerjakan haji karena sesungguhnya seseorang tidak akan menyadari suatu halangan yang akan merintanginya.” (HR. Ahmad).

Di riwayat lain, dalam sebuah hadits Qudsi, Rasulullah Saw. bersabda, Allah Swt. berfirman, “Seorang hamba Aku sehatkan badannya dan Aku perluas baginya mata pencahariannya dan berlalu lima tahun tidak berhaji ke rumah-Ku, maka dia akan kehilangan (pemberian-Ku).” (HR. Baihaqi).

Bagi yang Belum Mampu

Hendaknya menguatkan niat dan membesarkan harapan dan ikhtiar untuk suatu saat semoga bisa berhaji. Sungguh, jangan sampai keinginan/niat saja tidak punya.

Semoga kita semua dimudahkan oleh Allah ‘Azza wa Jalla untuk bisa menunaikan ibadah haji. Allaahumma aamiin…

Al-Faqir ila Rahmatillah,
Akhmad Muhaimin Azzet

Iklan

Tentang Akhmad Muhaimin Azzet

Menulis untuk media cetak, buku, dan blog. Bekerja juga sebagai editor freelance di beberapa penerbit buku. Saat ini mendapatkan amanah sebagai Kepala Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al-Muhtadin, Yogyakarta.
Pos ini dipublikasikan di Islam dan tag , . Tandai permalink.

20 Balasan ke Haji: Kewajiban Manusia Terhadap Allah

  1. naniknara berkata:

    Sudah berniat dan berusaha mengumpulkan rupiah demi rupiah, semoga kesempatan itu segera datang

  2. alrisblog berkata:

    Kerinduan setiap muslim untuk bisa kesana. Semoga saya juga bisa kesana, aamin.

  3. Asmadi berkata:

    Aamiin…
    Niat sudah lama terpatri.. semoga Allah mengabulkan bisa berangkat haji bersama keluarga… Aamiin…

  4. jampang berkata:

    masih nyicil tabungan buat per ke sana, pak

  5. kayka berkata:

    amiiin, niat udah ada pak ustadz. mudah-mudahan bisa diwujudkan…

    salam
    /kayka

  6. Trainer Motivator 0821.4150.2649 berkata:

    Mari Sempurnakan diri dengan Berhaji

    AMIN

    😀

  7. Sri izawati berkata:

    Doakan saya pak ustad agar bisa ke tanah suci…semoga Allah memberikan kesempatan…

  8. kips berkata:

    Semoga saya diberi kesempatan untuk menunaikannya, amin!

  9. Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Amazzet…

    Senang membaca tulisan tentang haji mengingatkan saya pernah berada di bumi Haramain 4 tahun yang lalu. Insya Allah tahun 2015 nanti akan berdaftar haji lagi. Semoga mas Amazzet juga berkesempatan menunaikan haji bersama isteri suatu hari nanti. Aamiin.

    Salam Ramadhan dari Sarikei, Sarawak. 🙂

    • Wa’alaikumusalam wr.wb.

      Alhamdulillaah…, terima kasih banyak ya, Mbak Fatimah. Semoga Mbak Fatimah dapat beribadah lagi di bumi Haramain. Sungguh, terima kasih banyak ya, Mbak, atas doanya. Allaahumma aamiin…

      Salam Ramadhan juga dari Jogja, Indonesia 🙂

  10. Assalaamu’alaikum wr.wb. mas Amazzet..

    Satu Syawal menjelang tiba,
    Takbir bergema mengegarkan jiwa,
    Sekiranya ada salah dan dosa,
    Maaf dipinta dihari mulia.

    Selamat Hari Raya maaf zahir dan batin.
    Salam Syawal dari Sarikei, Sarawak. 🙂

    • Wa’alaikumusalam wr.wb.

      Sama-sama ya, Mbak Fatimah
      Saya juga mohon maaf atas segala salah
      dan khilaf dalam berkomunikasi selama ini
      Semoga amal ibadah yang kita lakukan
      diterima oleh Allah ‘Azza wa Jalla.

      Salam Syawwal dari Jogja 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s