Menyambut Bulan Ramadhan

Islam, masjid, menyambut Ramadhan, akhmad muhaimin azzetDari Ibnu Abbas r.a., ia mendengar Rasulullah Saw. bersabda:

“Sesungguhnya surga itu wangi dan dihiasi dari tahun ke tahun untuk menyambut bulan Ramadhan. Bila malam pertama pada bulan Ramadhan datang, maka akan bertiup angin dari pohon ‘Arsy, yang disebut angin al-Mutsirah. Maka daun-daun di pepohonan surga bergesekan, juga gagang daun-daun pintu, sehingga menimbulkan dengungan suara yang sangat merdu yang belum pernah didengar oleh pendengar sebelumnya.

“Lalu, muncullah para bidadari berdiri di halaman surga, kemudian mereka menyeru, ‘Adakah orang yang melamar kepada Allah agar Dia mengawinkan aku dengannya?’ Selanjutnya, bidadari itu berkata, ‘Wahai Ridwan (penjaga surga), malam apakah ini?’

“Maka Ridwan menjawab mereka dengan talbiyah, ia berkata, ‘Ini malam pertama bulan Ramadhan.’ Maka pintu-pintu surga dibuka untuk orang-orang yang berpuasa dari umat Muhammad.

“Rasulullah Saw. bersabda, ‘Allah berfirman, ‘Wahai Ridwan, bukalah pintu-pintu surga; dan wahai Malik, tutuplah pintu-pintu neraka bagi orang-orang yang berpuasa dari umat Muhammad. Wahai Jibril, turunlah ke bumi. Rantailah setan-setan dan belenggulah mereka dengan rantai. Lalu, lemparkanlah mereka ke dalam lautan agar tidak mengganggu puasa umat Muhammad, kekasih-Ku.” …. (HR. Ibnu Hibban dan Baihaqi).

Saudaraku rahimakumullah, bahkan surga pun menyambut datangnya bulan Ramadhan. Sebagai orang yang beriman, marilah kita menyiapkan diri sebaik mungkin dalam menyambut kedatangan Ramadhan. Hati yang hidup dan dicahayai keimanan tentu bergembira akan kedatangan bulan yang penuh dengan kemuliaan dari Allah ‘Azza wa Jalla ini.

Ya, inilah di antara tanda bahwa hati kita masih hidup atau sedang kurang sehat. Bila bergembira menyambut kebaikan, termasuk menyambut Ramadhan, “Alhamdulillaah, sebentar lagi Ramadhan. Berkahilah hidup kami ya Allah. Sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan.” Insya Allah, ini adalah tanda bahwa hati masih hidup.

Bila muncul perasaan enggan atau berat, “Sebentar lagi sudah Ramadhan tho ini?! Perasaan belum lama kita kemarin mudik dan berhari raya, kok ini sudah puasa lagi.” Rasa berat di hati seperti ini adalah tanda bahwa hati sedang kurang sehat.

Oleh karena itu, marilah kita terus menambah ilmu, terutama ilmu tentang betapa Allah Swt. memberikan banyak keutamaan kepada hamba-Nya yang berpuasa di bulan Ramadhan. Betapa berpuasa itu banyak sekali manfaat atau fadhilahnya bagi yang melakukannya, baik di dunia maupun di akhirat.

Semoga dengan demikian kita termasuk orang yang bergembira dan bersemangat dalam menyambut Ramadhan.

Al-Faqir ila Rahmatillah,
Akhmad Muhaimin Azzet

Iklan

Tentang Akhmad Muhaimin Azzet

Menulis untuk media cetak, buku, dan blog. Bekerja juga sebagai editor freelance di beberapa penerbit buku. Saat ini mendapatkan amanah sebagai Kepala Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al-Muhtadin, Yogyakarta.
Pos ini dipublikasikan di Islam dan tag . Tandai permalink.

11 Balasan ke Menyambut Bulan Ramadhan

  1. Asmadi berkata:

    Marhaban ya Ramadhan…

  2. alrisblog berkata:

    Subhanallah. Baca uraian ustad mencerahkan. Semoga Allah swt memberikan kita kesempatan untuk melaksanakan ibadah syaum di bulan ramadhan ini, aamin.

  3. jampang berkata:

    bahkan surga meridukan orang-orang yang berpuasa

  4. Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Amazzet…

    Allahu Akbar, saya sangat menyukai hadis ini setiap kali membacanya. Tidak ada yang lebih berharga buat seorang hamba apabila sudah mengetahui persiapan yang Allah sediakan buatnya bagi merindui syurga dan seisinya. Malah saya jadi cemburu pada bidadari yang selalu merindui orang yang berpuasa. Semoga saya juga termasuk orang yang dirindui bidadari tersebut. Syukran ya Allah atas nikmat hebat-MU buat kami, hamba-MU yang selalu mencintai-MU. Aamiin.

    Salam Ramadhan yang mulia dari Sarikei, Sarawak. 🙂

    • Wa’alaikumusalam wr.wb.

      Alhamdulillaah…, semoga kita semakin terpacu untuk senang dan bersemangat dalam beribadah kepada Allah Swt. di bulan Ramadhan. Betapa Allah Swt. telah siapkan surga yang luar biasa indahnya yang tak tergambar dengan kata-kata. Betapa nikmatnya, apalagi memandang-Nya. Semoga kita termasuk hamba Allah ‘Azza wa Jallla yang semakin saja cinta kepada-Nya.

  5. yulia berkata:

    Kalau saya sih berharap puasa kali ini tidak ada bolongnya Pa Ustad. Maklum tahun kemarin sempat sakit jadi puasanya ga full.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s