Allah Akan Mengganti

Islam, infaq, sedekah, nafkah, muhaiminazzetAllah Swt. Berfirman:

“Katakanlah: ‘Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya).’ Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba’ [34]: 39)

Duhai jiwa yang masih saja dihinggapi penyakit yang pernama bakhil, segera sembuhlah dengan kesadaran yang benar. Sungguh, harta yang disimpan saja dengan kebakhilan justru akan banyak membawa kerugian; hidup pun jauh dari keberkahan.

Sebagaimana air selokan yang tidak mengalir niscaya airnya akan semakin keruh, berbau tidak sedap, menjadi sarang kuman, dan menjadi tempat berkembang biak bagi bermacam bibit penyakit. Akan tetapi, apabila air selokan mengalir dengan lancar niscaya airnya akan bening dan menyehatkan lingkungan.

Demikian pula dengan harta yang kita punya.

Maka, mari kita bersenang dalam menafkahkan apa yang kita punya di jalan Allah Swt. Jelas sekali disampaikan bahwa Allah Ta’ala akan memberikan ganti. Sungguh, Dia adalah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.

Al-Faqir ila Rahmatillah,
Akhmad Muhaimin Azzet

Iklan

Tentang Akhmad Muhaimin Azzet

Menulis untuk media cetak, buku, dan blog. Bekerja juga sebagai editor freelance di beberapa penerbit buku. Saat ini mendapatkan amanah sebagai Kepala Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al-Muhtadin, Yogyakarta.
Pos ini dipublikasikan di Islam dan tag , . Tandai permalink.

25 Balasan ke Allah Akan Mengganti

  1. jampang berkata:

    bisa diganti 700 kali lipat, bahkan lebih yah

  2. nengwie berkata:

    Mari kita berinfaq dan sodaqoh…

    Aaah jadi malu saya… 😥

  3. Yuni andriyani berkata:

    Pak, mohon maaf kenapa dalam ayat tersebut terdapat kata-kata “bagi yang dikehendakinya”. Bagaimana dengan yang tidak dikehendakinya….? Nuwun.

    • Mbak Yuni Andriyani, inilah kewenangan Allah Swt. dalam memberikan kelapangan rezeki yang diberkahi kepada hamba yang dikehendaki-Nya. Orang bekerja dengan giat, namun pelit dan tak pernah sedekah, tapi hartanya kian berlimpah. Tentu yang dikehendaki-Nya adalah yang sekaligus diberikan berkah oleh-Nya. Bagaimana agar dikehendaki-Nya? Mari bekerja dengan baik, rajin ibadah, termasuk senang berinfak dan sedekah. Demikian, Mbak. Wallahu A’lam.

  4. nuzulul berkata:

    Mbak Yuni, Allah Ta’ala memiliki sifat Muridan (Maha Berkehendak). ‘Kehendak Allah’ tak akan mesti sama dengan ‘kehendak’ sesuai pikiran mahluknya. Oleh karena itu, baiknya menurut akal manusia, belum tentu akan baik di mata Allah.

  5. Pakde Cholik berkata:

    Terima kasih atas pencerahannya
    Sedekah memang jos, baik sedekah harta maupun non harta
    Salam hangat dari Surabaya

  6. edi padmono berkata:

    Betul sekali pak ustad, secara pribadi saya sudah membuktikannya tentang sedekah ini, bahkan terkadang rezeki yang Allah gantikan melampui akal sehat saya

  7. mas huda berkata:

    Saya pernah dengar orang yang hina itu bukanlah orang yang miskin melainkan orang yang pelit

  8. Mila berkata:

    Memberi maka Allah akan memudahkan urusan dari segala penjuru, semoga istiqomah infaqdan shodakoh #nasihat untuk diri sendiri nih, hiks

  9. Rivanlee berkata:

    ah, postingannya pas banget apa yang baru terjadi sama saya..

    terima kasih om 🙂

  10. angkisland berkata:

    Subhanallah meresap masuk ke dalam kalbu ustadz subhanallah…

  11. Inda Chakim berkata:

    Subhanallah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s