Berdzikir

berdzikir, masjid, ibadah, foto akhmad muhaimin azzetBerdzikir adalah menyebut Allah dengan membaca kalimah thayyibah, seperti basmalah, tahmid, hauqalah, hasbalah, istighfar, tasbih, taqdis, tahlil, takbir, membaca al-Qur’an, maupun doa-doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw.

Menyebut asma Allah Swt. dalam berdzikir sudah barang tentu harus dibarengi dengan ingatan atau kesadaran terhadap Allah Ta’ala. Berdzikir yang baik tentu bukan gerak bibir semata, melainkan hatinya pun ikut berdzikir. Sebab, berdzikir bukan saja amalan lahir, tetapi juga amalan batin. Atau, bila dipahami secara hakikat, berdzikir itu sesungguhnya amalan batin yang diiringi dengan amalan lahir. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Cinta | Tag , | 1 Komentar

Apakah Kita Mau Jadi Orang Kebanyakan?

Shalat, Ibadah, Bersyukur, Masjid Baiturrahim, Sopalan Sabo, foto Akhmad Muhaimin AzzetSaya tertegun pada saat membaca firman Allah Swt., “aktsaran naasi laa yasykuruun” di al-Baqarah ayat 243. Lebih lengkap terjemahannya begini:

“Sesungguhnya Allah mempunyai karunia terhadap manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.” (QS. al-Baqarah [2] : 243).

Ungkapan “kebanyakan” manusia tidak bersyukur ini juga disampaikan oleh Allah Swt. dalam ayat berikut: Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Ihsan | Tag , | 4 Komentar

Memahami Arti Shalat

Shalat di Masjid Kampus UGM, foto Akhmad Muhaimin AzzetSecara bahasa, shalat berasal dari bahasa Arab, yang artinya “doa”. Doa yang dimaksudkan di sini adalah doa dalam hal kebaikan. Dari arti secara bahasa ini dapat dipahami bahwa bacaan-bacaan di dalam ibadah shalat itu merupakan rangkaian doa seorang Muslim kepada Allah Swt.

Sedangkan pengertian menurut syariat Islam, shalat adalah ibadah kepada Allah Swt. yang berupa perkataan dan perbuatan dengan syarat dan rukun yang telah ditentukan, yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Ibadah | Tag , | 15 Komentar

Mencintai Dunia dan Takut Mati

menara, masjid, awan, foto akhmad muhaimin azzetRasulullah Saw. pernah bersabda berkenaan dengan keinginan kaum kafir untuk membinasakan kaum Muslim dan Islam, seperti yang dinyatakan dalam hadits Tsaubah r.a. bahwa Rasulullah Saw. bersabda:

“Nyaris orang-orang kafir menyerbu dan membinasakan kalian seperti menyerbu makanan di atas piring.” Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Cinta | Tag , | 4 Komentar

Mencintai Karena Allah

masjid alun-alun jombang, baitul mukminin, foto akhmad muhaimin azzetDiceritakan oleh Abdul A’la bin Hammad, diceritakan oleh Hammad bin Salamah, dari Tsabit, dari Abu Rafi’, dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi Saw. (beliau bersabda):

“Sesungguhnya ada seorang laki-laki mengunjungi saudaranya di desa yang lain, lalu Allah mengutus seorang malaikat untuk mengawasi jalan yang dilaluinya. Dia (malaikat itu) bertanya, ‘Kamu hendak ke mana?’ Dia menjawab, ‘Aku hendak (mengunjungi) salah seorang saudaraku di desa ini.’ Dia bertanya, ‘Apakah kamu ingin mendapatkan sesuatu darinya?’ Dia menjawab, ‘Tidak. Aku semata-mata hanya mencintainya karena Allah ‘Azza wa Jalla.’ Malaikat itu berkata. ‘Sesungguhnya aku adalah utusan Allah bagimu (untuk mengabarkan) bahwa Allah mencintai kamu sebagaimana kamu mencintai dia karena-Nya.” (HR. Muslim). Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Cinta | Tag , | Meninggalkan komentar

Mencintai Tetangga

Masjid Muhajirin Perumnas Condongcatur, foto Akhmad Muhaimin AzzetDari Anas r.a. bahwa Nabi Saw. bersabda:

“Demi Tuhan yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang hamba (dikatakan) beriman sehingga ia mencintai tetangganya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” (Muttafaq Alaihi).

Mencintai tetangga adalah bagian dari keimanan seseorang. Ini adalah tolok ukur yang paling mudah untuk mengetahui apakah kita mempunyai keimanan yang baik atau tidak. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Cinta | Tag , , | 2 Komentar

Menggugurkan Dosa

kerukunan, ibadah, cinta, masjid ploso kuning, foto akhmad muhaimin azzetRasulullah Saw. bersabda:

“Sesungguhnya seorang Muslim apabila bertemu saudaranya yang Muslim, lalu ia memegang tangannya (berjabat tangan) gugurlah dosa keduanya sebagaimana gugurnya daun dan pohon kering jika ditiup angin kencang. Sungguh diampuni dosa mereka berdua, meski sebanyak buih di laut.” (HR. Tabrani).

Betapa luar biasa pengaruh dari sebuah perbuatan yang tampak ringan, yakni seorang Muslim yang bertemu dengan sesama Muslim kemudian berjabat tangan, ternyata hal itu bisa menggugurkan dosa-dosa di antara mereka. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Cinta | Tag , , | 6 Komentar